Rabu, 04 Februari 2009
Selasa, 20 Januari 2009
Oh Guru-ku !! kenapa lagi-lagu mengeluh !!! Lagi-lagi kesejahteraan !!!
Entah apa yang ada di benak para pendidik kita, hampir di setiap kesempatan selalu mengeluarkan keluhan. Teringat beberapa Tahun lalu saat para Guru melakukan demo kenaikan Gaji, akhirnya Gaji mereka dinaikan, Gaji naik lantas apa timbal balik nya?? apa degan Gaji naik, murid sekolah menjadi semakin Pintar ?? berapa perbandingan nilai kelulusan UAN dari tahun ke tahun menjadi naik? harusnya dinaikan menjadi angka 8, karena dengan begitu akan memberikan tanggung jawab para Guru mengajar siswanya agar mampu. pasti ada alasan lagi...hmmmm
Baca di okezone.com atau klik disini "Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) memanfaatkan kesempatan bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk berkeluh kesah tentang kesejahteraan guru yang masih di bawah standar hidup layak. "
sampai kapan menuntut teruuusss, menganggap profesinya adalah yang paling penting di negeri ini, kenapa tidak berpikir Global, pikirkan negara ini, buktikan dahulu loyalitas dan kemampuan dan manfaat dengan kenaikan Gaji kemarin (sertifikasi) setelah ada bukti bahwa kenaikan gaji berdampak positif dengan peningkatan kualitas anak didik.
Kasian negeri ini....semua menganggap dirinya bahwa SAYALAH,,KAMI LAH,,oh my God...
"Mereka mengusulkan kepada presiden agar ada standar upah minimum bagi guru honorer, guru wiyata bakti, dan guru tidak tetap.
"Apabila mereka tidak mungkin diangkat sebagai PNS, setidaknya perlu penetapan upah minimal pendidikan bagi guru, termasuk guru swasta," tambah Sulistiyo
kenapa yang dipikirkan hanya Gaji dan Gaji, setelah Gaji dinaikan dengan upah minimal sekian, terus apa tidak perlu di buat pengaturan maksimal jumlah Guru dalam 1 sekolah ? karena terlalu banyak Guru juga akan membuat in efisiensi anggaran..sudah ada payung hukumnya mengatur hal ini?? sudah ada payung hukumnya apabila ada murid yang tidak lulus UAN ada dampak juga ke kinerja guru nya?? tidak ada ?? jadi hanya Gaji ?? (inilah sekilas percakapan-percakapan dengan beberapa teman saat mendiskusikan Gaji dan mengeluh teruuuuss)
"Menurut hemat saya karena pendidikan itu adalah tugas khusus, maka upahnya minimal Rp2 juta. Tentu ada kriterianya yaitu mereka yang bekerja selama enam hari dalam seminggu," tandasnya. "
sepertinya tidak semua pengurus adalah Guru dan mengenal Guru, dikatakan bahwa pendidikan adalah Tugas khusus, jadi yang selain profesi Guru itu umum ?? bekerja selama 6 hari dalam seminggu, dalam 1 hari berapa jam bekerja pak?? dari jam 07 s.d. 15.30 ?? atau hanya sampai jam 12 ?? terus apabila ada libur panjang selama 2 minggu, gaji hanya di berikan 1/2 nya??
Sedangkan untuk kenaikan Gaji kemarin saja yang cukup besar, dengan alasan kesejahteraan, padahal jika berbicara kesejahteraan itu relatif (betul tidak??) masih banyak yang pegawai2 di Kota Besar bergaji 2,5 juta menilai belum sejatera, sedangkan di kota kecil gaji segitu sangat di dambakan.
Kenaikan Gaji yang terakhir yang ditunjang dengan harus lulus sertifikasi memang bagus sekali program sertifikasi itu, tapi saat ada yang tidak lulus sertiifkasi mau apa?? oooh ternyata ada solusi yaitu dengan diklat, jadi ceritanya gajinya sama2 naik hanya jalannya saja dibedakan sedikit. (mulai mengarah ke sosialis tuh...jangan sampe jadi komunis,,sama rata,,sama rasa) harusnya, yang berkualitas bergaji besar, yang tidak berkualitas ya terima kenyataan tidak ikut-ikut naik gaji...inilah baru yang dinamakan KOMPETISI.
"Karena Negara ini lemah dalam hal berkompetisi, sehingga tidak ada salahnya, yang tidak lulus jangan di diklatkan lagi, pemborosan lagi namanya, apalagi dengan jadwal yang ketat sampai malam, lagi-lagi tidak terpikirkan rata-rata guru yang tidak lulus usia berapa?? walaupun masih muda , kan sebagai pengajar tahu batasan maksimal manusia normal menerima materi di kelas?? mulailah berkompetisi mulai dari pengajar nya dulu"
mau sampai kapan negeri ini maju jika hanya dengan mengeluh dan meminta,, negeri ini sedang sekarat akan nasionalisme pak, kemunduran nasionalisme generasi muda dipupuk di sekolah, buktinya sekarang anak sekolah bagaimana?? hmmmm...sabar negaraku...
Pikirkan Apa yang sudah kamu berikan pada negara ini,, bukan apa yang sudah kamu terima dari negara ini..!!!
Baca di okezone.com atau klik disini "Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) memanfaatkan kesempatan bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk berkeluh kesah tentang kesejahteraan guru yang masih di bawah standar hidup layak. "
sampai kapan menuntut teruuusss, menganggap profesinya adalah yang paling penting di negeri ini, kenapa tidak berpikir Global, pikirkan negara ini, buktikan dahulu loyalitas dan kemampuan dan manfaat dengan kenaikan Gaji kemarin (sertifikasi) setelah ada bukti bahwa kenaikan gaji berdampak positif dengan peningkatan kualitas anak didik.
Kasian negeri ini....semua menganggap dirinya bahwa SAYALAH,,KAMI LAH,,oh my God...
"Mereka mengusulkan kepada presiden agar ada standar upah minimum bagi guru honorer, guru wiyata bakti, dan guru tidak tetap.
"Apabila mereka tidak mungkin diangkat sebagai PNS, setidaknya perlu penetapan upah minimal pendidikan bagi guru, termasuk guru swasta," tambah Sulistiyo
kenapa yang dipikirkan hanya Gaji dan Gaji, setelah Gaji dinaikan dengan upah minimal sekian, terus apa tidak perlu di buat pengaturan maksimal jumlah Guru dalam 1 sekolah ? karena terlalu banyak Guru juga akan membuat in efisiensi anggaran..sudah ada payung hukumnya mengatur hal ini?? sudah ada payung hukumnya apabila ada murid yang tidak lulus UAN ada dampak juga ke kinerja guru nya?? tidak ada ?? jadi hanya Gaji ?? (inilah sekilas percakapan-percakapan dengan beberapa teman saat mendiskusikan Gaji dan mengeluh teruuuuss)
"Menurut hemat saya karena pendidikan itu adalah tugas khusus, maka upahnya minimal Rp2 juta. Tentu ada kriterianya yaitu mereka yang bekerja selama enam hari dalam seminggu," tandasnya. "
sepertinya tidak semua pengurus adalah Guru dan mengenal Guru, dikatakan bahwa pendidikan adalah Tugas khusus, jadi yang selain profesi Guru itu umum ?? bekerja selama 6 hari dalam seminggu, dalam 1 hari berapa jam bekerja pak?? dari jam 07 s.d. 15.30 ?? atau hanya sampai jam 12 ?? terus apabila ada libur panjang selama 2 minggu, gaji hanya di berikan 1/2 nya??
Sedangkan untuk kenaikan Gaji kemarin saja yang cukup besar, dengan alasan kesejahteraan, padahal jika berbicara kesejahteraan itu relatif (betul tidak??) masih banyak yang pegawai2 di Kota Besar bergaji 2,5 juta menilai belum sejatera, sedangkan di kota kecil gaji segitu sangat di dambakan.
Kenaikan Gaji yang terakhir yang ditunjang dengan harus lulus sertifikasi memang bagus sekali program sertifikasi itu, tapi saat ada yang tidak lulus sertiifkasi mau apa?? oooh ternyata ada solusi yaitu dengan diklat, jadi ceritanya gajinya sama2 naik hanya jalannya saja dibedakan sedikit. (mulai mengarah ke sosialis tuh...jangan sampe jadi komunis,,sama rata,,sama rasa) harusnya, yang berkualitas bergaji besar, yang tidak berkualitas ya terima kenyataan tidak ikut-ikut naik gaji...inilah baru yang dinamakan KOMPETISI.
"Karena Negara ini lemah dalam hal berkompetisi, sehingga tidak ada salahnya, yang tidak lulus jangan di diklatkan lagi, pemborosan lagi namanya, apalagi dengan jadwal yang ketat sampai malam, lagi-lagi tidak terpikirkan rata-rata guru yang tidak lulus usia berapa?? walaupun masih muda , kan sebagai pengajar tahu batasan maksimal manusia normal menerima materi di kelas?? mulailah berkompetisi mulai dari pengajar nya dulu"
mau sampai kapan negeri ini maju jika hanya dengan mengeluh dan meminta,, negeri ini sedang sekarat akan nasionalisme pak, kemunduran nasionalisme generasi muda dipupuk di sekolah, buktinya sekarang anak sekolah bagaimana?? hmmmm...sabar negaraku...
Pikirkan Apa yang sudah kamu berikan pada negara ini,, bukan apa yang sudah kamu terima dari negara ini..!!!
Selasa, 02 Desember 2008
Trik Bisnis Online dari uangpanas.com ternyata Beneran lho!!

Awalnya saya Ragu, apa ini penipuan atau Bukan, ditambah mas Harry sebagai Pemilik uangpanas.com ternyata masih kuliah. saya memberanikan diri untuk memulai Bisnis Online dengan mengandalkan Trik dari uangpanas.com, dan hasilnya dalam 3 hari, uang yang saya keluarkan malah kembali hampir 300%. Tips dan Trick nya memang Jitu,,cocok buat seorang civil servant seperti saya untuk mendapatkan penghasilan tambahan,, buat temen-temen yang berminat untuk Bisnis Online, tidak ada salahnya mengeluarkan Uang yang tidak seberapa kalau menurut saya (bukan bermaksud sombong) tapi ilmu yang di dapat jauh lebih berharga dari pada itu semua. Terima Kasih dan Terus Berkarya Mas Harry. kalau Berminat baca-baca aja dulu disini
Senin, 01 Desember 2008
Premium Turun,,ga ngaruh tuh !!!
Hari ini Harga Premium turun 500 rupiah dari Rp.6000 menjadi Rp.5500,harapan besar dari rakyat Indonesia kalau turunya harga BBM akan menimbulkan penurunan Harga juga di berbagai aspek kehidupan,,nyatanya tidak seperti itu. Para Pengusaha Angkutan menolak keras jika ada penurunan tarif angkutannya, mereka beralasan bahwa Penurunan Harga Premium dengan Kenaikan harga suku cadang masih terlalu jauh..entah apa ini sebuah intrik politik untuk pemenangan Pemilu di Tahun 2009 oleh salah satu golongan..atau ??
Memang sudah dapat mengelak lagi jika penurunan Harga Premium ini yang baru pertama kali dalam sejarah Indonesia, akhirnya dijadikan Komoditi pemenangan Pemilu. lagi-lagi kasian negeri ini..
Demokrasi Pancasila yang di agung-agungkan, yang dianggap sebagai Jalan Tengah dari Ideologi Dunia yang ada yaitu Liberalis-Kapitalis dan Sosialis-Komunis.. Demokrasi Pancasila sebagai "The Third Way" katanya..tapi ternyata setelah lebih dari 60 tahun Indonesia merdeka, masih belum mengenal siapa dirinya, paham kapitalis tentu sudah dapat kita rasakan , apalagi sosialis, anarkhi menuntut keadilan sedangkan definisi keadilan pun belum paham..
hmmm...penulis hanya berharap, beragam kejadian, konflik antar sukum bangsa dan agama dapat berlangsung usai, sedemikian deras badai dan dera menimpa Ibu Pertiwi sangat tidak diharapkan berakhir layaknya Uni Soviet terpecah-pecah demi kesejahteraan, dibalik masih terdengarnya gaung otonomi daerah yang sampai saat ini masih menyisakan PR kewenangan milik siapa karena saling ingin memiliki antar Pusat dan Daerah dengan Prinsip "Money Follow Function" menjadikan siapa yang miskin fungsi akhirnya tidak berduit...
Mudah-mudahan tidak terjadi...AMIN
Hallo Bapak-bapak di atas sana
Premium turun?? ga ngaruh buat saya..apa tidak lebih baik memilih penurunan Harga Solar dulu Pak??
1 yang pasti : Rakyat Indonesia tidak butuh BBM murah, tidak butuh sembaki murah Jika tidak diimbangi dengan Daya Beli yang meningkat
Memang sudah dapat mengelak lagi jika penurunan Harga Premium ini yang baru pertama kali dalam sejarah Indonesia, akhirnya dijadikan Komoditi pemenangan Pemilu. lagi-lagi kasian negeri ini..
Demokrasi Pancasila yang di agung-agungkan, yang dianggap sebagai Jalan Tengah dari Ideologi Dunia yang ada yaitu Liberalis-Kapitalis dan Sosialis-Komunis.. Demokrasi Pancasila sebagai "The Third Way" katanya..tapi ternyata setelah lebih dari 60 tahun Indonesia merdeka, masih belum mengenal siapa dirinya, paham kapitalis tentu sudah dapat kita rasakan , apalagi sosialis, anarkhi menuntut keadilan sedangkan definisi keadilan pun belum paham..
hmmm...penulis hanya berharap, beragam kejadian, konflik antar sukum bangsa dan agama dapat berlangsung usai, sedemikian deras badai dan dera menimpa Ibu Pertiwi sangat tidak diharapkan berakhir layaknya Uni Soviet terpecah-pecah demi kesejahteraan, dibalik masih terdengarnya gaung otonomi daerah yang sampai saat ini masih menyisakan PR kewenangan milik siapa karena saling ingin memiliki antar Pusat dan Daerah dengan Prinsip "Money Follow Function" menjadikan siapa yang miskin fungsi akhirnya tidak berduit...
Mudah-mudahan tidak terjadi...AMIN
Hallo Bapak-bapak di atas sana
Premium turun?? ga ngaruh buat saya..apa tidak lebih baik memilih penurunan Harga Solar dulu Pak??
1 yang pasti : Rakyat Indonesia tidak butuh BBM murah, tidak butuh sembaki murah Jika tidak diimbangi dengan Daya Beli yang meningkat
Langganan:
Postingan (Atom)











