.

Status YM

Tour de Pangandaran VII 16 Januari 2016

Agenda Nasional Tahunan B2W Tasikmalaya Event bersepeda Terbesar di Indonesia 2000 pesepeda lebih dari 100 KM dan Bike Camping.

Obyek Wisata Situ Gede Tasikmalaya

Situ Gede merupakan Obyek Wisata di Kota Tasikmalaya.

Gowes Tasikmalaya - Jogjakarta

Sepedaan bersama sahabat B2W Tasikmalaya menuju Jogjakarta ....

Marv n Ken Tamiya Racing Team

Team Tamiya Racing.....

Latsitardanus 2003

Foto Bersama Latsitardanus 2003 di Sulawesi Utara.

Tampilkan postingan dengan label Uneg-uneg. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Uneg-uneg. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Oktober 2012

Jalan terjal menuju Netralitas Birokrasi di Indonesia

Bukan hal yang baru akan teriakan tentang keharusan aparatur birokrasi yang netral, jauh dari intrik dan intervensi Politik. Walaupun pada kenyataannya, latar belakang pembentukan suatu undang-undang yang mengatur mengenai manajemen PNS baik UU 8/1974 jo.UU 43/1999 tidak mengemukakan secara tersirat dalam latar belakang penyusunan UU tersebut akan perlunya aparatur pemerintahan yang bebas dari intervensi Politik yang kemudian diatur dalam PP 37/2004 tentang Larangan PNS menjadi anggota Parpol.

RUU ASN yang konon kini masih dalam penyusunan sebagai tindak lanjut dari hak inisiatif dari DPR mengemukakan dengan jelas tentang perlunya dibangun aparatur sipil negara yang bebas dari intervensi politik.

Kamis, 10 November 2011

Evaluasi Penawaran 3 Terendah (Dulu) ?

Dalam Perpres 54/2011,dimana Pelelangan Umum dilaksanakan secara Pascakualifikasi terdapat 2 tahapan Evaluasi yang harus ditempuh para calon penyedia diantaranya Evaluasi Penawaran dan Evaluasi Kualifikasi. Kedua Evaluasi ini bisa dibalik urutan nya yang mana yang akan didahulukan prosesnya.

Ada yang membingungkan dalam klausul di Perpres 54/2011 ini yakni dalam Evaluasi Penawaran Pengadaan Jasa lainnya disampaikan bahwa :
1) Sebelum Evaluasi Penawaran, dilakukan Koreksi Aritmatik dengan ketentuan ...
4) Pelaksanaan Evaluasi dilakukan ULP terhadap 3 (Tiga) Penawaran Terendah setelah Koreksi Aritmatik
5) Apabila setelah koreksi aritmatik terdapat kurang dari 3 penawar yang menawar harga kurang dari HPS, maka proses lelang tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penawaran

Rabu, 09 November 2011

NKRI atau Papua Harga Mati ?

NKRI harga Mati dan Papua Harga Mati,Kalimat ini yang terlontar dalam sebuah Diskusi Jakarta Lawyers Club di TV One malam ini dengan Narasumber di antaranya Dirjen Otda Prof.Djohermansyah Johan yang juga selaku Ketua IKAPTK (Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan), Prof.Ryas Rasyid (Senior ku juga..), Mantan Walikota Jayapura dll.
Kisruh di tanah Papua kembali terjadi,dan kesekian kalinya juga terjadi di Timika yang disitu terdapat sebuah Perusahaan Tambang milik Amerika yakni PT.Freeport.

Selasa, 20 Januari 2009

Oh Guru-ku !! kenapa lagi-lagu mengeluh !!! Lagi-lagi kesejahteraan !!!

Entah apa yang ada di benak para pendidik kita, hampir di setiap kesempatan selalu mengeluarkan keluhan. Teringat beberapa Tahun lalu saat para Guru melakukan demo kenaikan Gaji, akhirnya Gaji mereka dinaikan, Gaji naik lantas apa timbal balik nya?? apa degan Gaji naik, murid sekolah menjadi semakin Pintar ?? berapa perbandingan nilai kelulusan UAN dari tahun ke tahun menjadi naik? harusnya dinaikan menjadi angka 8, karena dengan begitu akan memberikan tanggung jawab para Guru mengajar siswanya agar mampu. pasti ada alasan lagi...hmmmm


Baca di okezone.com atau klik disini "Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) memanfaatkan kesempatan bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk berkeluh kesah tentang kesejahteraan guru yang masih di bawah standar hidup layak. "

sampai kapan menuntut teruuusss, menganggap profesinya adalah yang paling penting di negeri ini, kenapa tidak berpikir Global, pikirkan negara ini, buktikan dahulu loyalitas dan kemampuan dan manfaat dengan kenaikan Gaji kemarin (sertifikasi) setelah ada bukti bahwa kenaikan gaji berdampak positif dengan peningkatan kualitas anak didik.

Kasian negeri ini....semua menganggap dirinya bahwa SAYALAH,,KAMI LAH,,oh my God...

"Mereka mengusulkan kepada presiden agar ada standar upah minimum bagi guru honorer, guru wiyata bakti, dan guru tidak tetap.
"Apabila mereka tidak mungkin diangkat sebagai PNS, setidaknya perlu penetapan upah minimal pendidikan bagi guru, termasuk guru swasta," tambah Sulistiyo

kenapa yang dipikirkan hanya Gaji dan Gaji, setelah Gaji dinaikan dengan upah minimal sekian, terus apa tidak perlu di buat pengaturan maksimal jumlah Guru dalam 1 sekolah ? karena terlalu banyak Guru juga akan membuat in efisiensi anggaran..sudah ada payung hukumnya mengatur hal ini?? sudah ada payung hukumnya apabila ada murid yang tidak lulus UAN ada dampak juga ke kinerja guru nya?? tidak ada ?? jadi hanya Gaji ?? (inilah sekilas percakapan-percakapan dengan beberapa teman saat mendiskusikan Gaji dan mengeluh teruuuuss)


"Menurut hemat saya karena pendidikan itu adalah tugas khusus, maka upahnya minimal Rp2 juta. Tentu ada kriterianya yaitu mereka yang bekerja selama enam hari dalam seminggu," tandasnya. "
sepertinya tidak semua pengurus adalah Guru dan mengenal Guru, dikatakan bahwa pendidikan adalah Tugas khusus, jadi yang selain profesi Guru itu umum ?? bekerja selama 6 hari dalam seminggu, dalam 1 hari berapa jam bekerja pak?? dari jam 07 s.d. 15.30 ?? atau hanya sampai jam 12 ?? terus apabila ada libur panjang selama 2 minggu, gaji hanya di berikan 1/2 nya??
Sedangkan untuk kenaikan Gaji kemarin saja yang cukup besar, dengan alasan kesejahteraan, padahal jika berbicara kesejahteraan itu relatif (betul tidak??) masih banyak yang pegawai2 di Kota Besar bergaji 2,5 juta menilai belum sejatera, sedangkan di kota kecil gaji segitu sangat di dambakan.

Kenaikan Gaji yang terakhir yang ditunjang dengan harus lulus sertifikasi memang bagus sekali program sertifikasi itu, tapi saat ada yang tidak lulus sertiifkasi mau apa?? oooh ternyata ada solusi yaitu dengan diklat, jadi ceritanya gajinya sama2 naik hanya jalannya saja dibedakan sedikit. (mulai mengarah ke sosialis tuh...jangan sampe jadi komunis,,sama rata,,sama rasa) harusnya, yang berkualitas bergaji besar, yang tidak berkualitas ya terima kenyataan tidak ikut-ikut naik gaji...inilah baru yang dinamakan KOMPETISI.

"Karena Negara ini lemah dalam hal berkompetisi, sehingga tidak ada salahnya, yang tidak lulus jangan di diklatkan lagi, pemborosan lagi namanya, apalagi dengan jadwal yang ketat sampai malam, lagi-lagi tidak terpikirkan rata-rata guru yang tidak lulus usia berapa?? walaupun masih muda , kan sebagai pengajar tahu batasan maksimal manusia normal menerima materi di kelas?? mulailah berkompetisi mulai dari pengajar nya dulu"

mau sampai kapan negeri ini maju jika hanya dengan mengeluh dan meminta,, negeri ini sedang sekarat akan nasionalisme pak, kemunduran nasionalisme generasi muda dipupuk di sekolah, buktinya sekarang anak sekolah bagaimana?? hmmmm...sabar negaraku...

Pikirkan Apa yang sudah kamu berikan pada negara ini,, bukan apa yang sudah kamu terima dari negara ini..!!!

Senin, 27 Oktober 2008

Surat Terbuka untuk Pelamar PNS

Salam..!!
Saat ini semakin marak di media mengenai Penerimaan PNS baik di Daerah maupun di Pusat, namun ada hal yang perlu di pikirkan bersama. Kita memang meyakini akan adanya praktek KKN dalam penerimaan PNS. betul tidak? baiklah itu datang nya dari Para Pejabat yang mencari mangsa atau karena pelamar sendiri yang mengiming-imingi uang untuk bisa jadi PNS.
Saya ingin mengkritisi, kalau masih banyak masyarakat kita yang bertanya, adakah orang yang bisa memasukan saya jadi PNS dengan imbalan sekian? sedih hati saya mendengar hal itu, masyarakat tidak bisa dipersalahkan 100 % karena mereka sendiri yang kasak-kusuk, tapi juga Birokrasi seharusnya berfikir, kenapa masyarakat seperti itu? ya..ketidak percayaan....

oleh karena itu, mari kita rubah paradigma, mau dibawa kemana bangsa ini jika pegawai yang ada nantinya tidak memiliki kemampuan dan mental berkompetisi?? saat melaksanakan seleksi pun menggunakan cara2 kotor yang penting lulus? (KALAH sebelum bertanding), sedangkan Indonesia sedang berjuang dalam pergolakan persaingan yang ada untuk lebih eksis di dunia Internasional. nah dengan mental orang-orang yang tidak mau berkompetisi..lagi-lagi Kasian Negeri ini...

Pesan saya :



  1. Kalau tidak Lulus saat penerimaan PNS, cobalah kembalikan pada diri sendiri, mungkin saya masih kalah dan saya harus meningkatkan lebih lagi kualitas diri

  2. Kalau saya tidak lulus, janganlah lantas berpikir dan mengatakan kepada orang-orang, pantas saja mereka yang lulus kan KKN atau anak pejabat dll

  3. Kalau saya tidak lulus, lantas berpikir untuk KKN(Payah...)

  4. Kalau saya Lulus,murni, berarti saya memang lebih dari mereka yang tidak lulus dan saya harus membuktikan kalau saya lulus bukan karena KKN dengan Kinerja yang baik

  5. Satu hal yang pasti, di negeri ini memang ada KKN dan BANYAK, tapi kalau kita berkualitas mengapa tidak kita lulus PNS ?????

Kapolda JABAR ganti Lagi!!

Selamat !!
Secara Pribadi saya sampaikan kepada Bapak Kapolda Jawa Barat yang baru Irjen Pol Timur Pradopo, seperti biasa setiap penggantian Jabatan Kapolda Jawa Barat akan ada Gebrakan yang akan dilakukan oleh Pihak Kepolisian seperti Halnya saat Kapolda Irjen Pol Susno Duadji mulai menjabat jadi Kapolda.

Apa yang terjadi saat itu?

Koperasi-koperasi Pungli Angkutan Umum di berantas, para anggota Polisi menghapus dan Men Cat nama-nama Koperasi yang di pajang di Angkutan Umum terutama Truk!!

Razia CD ? VCD Bajakan di semua Kota di Jawa Barat


Hasilnya ?

Paling bertahan 1 bulan ya ga? seperti biasa,, hangat2 ....ayam

yang penting kan gebrakan, perkara akar permasalahannya ya biarkan saja..

padahal kalau di pikir, mereka para Pungli di jalanan itu siapa yang ada di belakangnya?

apa pihak kepolisian benar-benar tidak tahu? masa sih ? kok yang awam aja tahu

Razia CD bajakan?? yang dagang sudah gulung tikarnya duluan sebelum ada Razia..mereka pasti tahu akan ada Razia..dan setelah di tanya kapan buka?? katanya nanti saja nunggu di kasih tau..

Ironisss....

tapi tidak apa2 yang penting gebrakan...gebrakan dan gebrakan,,Doang.wang..wang,,wang..

O iya..tambah2 masalah motor Gede yang bodong alias tidak memiliki STNK ?

nah loh...dulu memang Motor Gede ini tidak memiliki STNK dan mendapat STNK khusus (Ompang istilah gaulnya) selama 6 bulan dan diperpanjang Oleh Polda..

sekarang hal itu dianggap melanggar hukum karena tidak memiliki STNK...nah kok yang mengeluarkan Ompang kemarin2 tidak ditindak?? uang nya masuk kemana ?? masuk ke negara?? terus kalau Motor Besar yang tanpa ada Surat-surat lengkap, itu datang nya dari mana?? kok tidak ditelusuri??

Hallo Bapak Kapolda..

Selamat melanjutkan Gebrakan..gebrakan baru ya pak...tapi yang lama lagi diulangi juga tidak jadi soal...

Seperti biasa gebrakan awal terjadi,, banyak Surat Pembaca di media yang mendukung tapi akhirnya setelah 1 bulan ?? wusshh...wusshh...lewaaaaat semua....kasian indonesia ku ini..



Jumat, 10 Oktober 2008

Realitas Birokrasi di Daerah? (1)

Tulisan ini merupakan sekelumit gambaran kenyataan dari pandangan dan pengalaman penulis yang pernah disebut sebagai seorang pamong praja muda oleh suatu sistem yang saat ini sedang menjalani rekulturisasi dan reformasi akibat terlambat bermanufer dari perubahan paradigma yang terjadi saat jatuhnya rezim orde baru.
Kecaman, kritikan bahkan kutukan yang vulgar hanya berupa pandangan pribadi seorang anak bangsa yang menuntut adanya perubahan atas negeri tercinta ini. Doa dan harapan yang ada sebagai obat hati yang selalu miris melihat realitas yang ada namun mampu menguatkan hati agar selalu tetap menjaga integritas dan identitas diri untuk membangun bangsa.

Kondisi Birokrasi yang dipengaruhi keadaan Pegawai, Motivasi, Organisasi, Budaya, Kepemimpinan, Politisasi Birokrasi dan sebagainya akan dikupas melalui beberapa sessi. Oleh karenanya, komentar dan saran sangat di harapkan guna menjadi bahan renungan kita bersama terlebih menjadi bahan perbaikan penyelenggaraan negara kita tercinta ini.

Pada bagian ini terlebih dahulu akan dibahas mengenai apa dan siapa sebenarnya Birokrasi menurut para ahli.

Kamis, 09 Oktober 2008

Sadarlah Boss..Bumi makin Panas!!

Memang basi juga baru sekarang ngomongin Global Warming..Sejak hari minggu kemarin waktu pulang mudik sampai hari kemarin pasti saja ada hujan, tapi hari ini panas nya bukan main.
Seingat saya di kota ini saya dibesarkan, sampai tahun 2000 pun udara masih sejuk, kalau malam tidur pasti wajib hukumnya pakai selimut, bedanya sekarang pakai selimut gerah, ga pakai selimut ya gerah juga n ada nyamuk..hehe..(padahal nyamuk di rumah cuma ada 1 tuh, cuma temennya banyak hehe)

4 tahun menggali ilmu di jatinangor ceritanya, yang konon kata saudara n teman,
jatinangor itu daerah dingin,,,,, tapi memang iya juga, setiap pagi lari pagi memang menggigil tapi saat jam makan siang,,waduh panasnya ga ketulungan..apalagi setelah menjelang kelulusan 2004..jangan harap ga keringetan keluar waktu siang bahkan waktu tidur malam ga pakai selimut pun ga jadi masalah yang berarti.ga percaya? coba aja datang ke jatinangor pas siang hari dijamin mata silau n berdebu n panaaassss..padahal tempat saya kuliah saat itu mungkin tempat yang paling rindang di Jatinangor tapi..hmmm

Di Kota saya ini sekarang, bukit2 n gunung2 kecil tadinya masih cukup banyak di sekitar kota, sekarang yang ada semua di babat habis dan semua pasti tahu dipakai apa..dipakai Mall n kebanyakan dipakai jadi Kompleks Perumahan..
Yang dulunya burung pipit masih seliweran kesana kemari, sekarang ??
Daun-daun juga ga bergerak pas siang hari, ga ada angin kecuali waktu hujan...waah jangan salah angin yang ada geedeeeee nya bisa bikin atap2 yang masih pakai seng terbang..

Coba liat di map.google.com sekarang lahan hijau, baik sawah atau pohon2 besar sangat sedikit, bukan hanya di kota besar, di kota kecil yang mulai berkembang pun makin di datangi investor Property untuk membuat kawasan hijau tadi jadi kompleks perumahan..mungkin besar kali pemasukan buat saku-saku para Boss.kalau di hitung pajak/retribusi perijinan untuk membangun kompleks perumahan dibandingkan yang masuk ke saku-saku Boss Boss tadi, mungkin perbandingannya 1:10...penasaran kan saya di kota mana? kasian ya negeri ini..

Rabu, 08 Oktober 2008

Gaji Guru Besar naik 3X Lipat?

Tadi pagi sebelum saya pergi kerja, saya membaca di sebuah media cetak yang memberitakan bahwa "Gaji Guru Besar naik 3 kali lipat" tahun depan sebagai dampak dari kenaikan APBN di bidang Pendidikan sebesar 20%. Pahlawan tanpa tanda Jasa mungkin itulah sebutan bagi mereka. kenaikan ini memang cukup beralasan sebagai bentuk penghargaan bagi para Guru Besar yang telah meluangkan waktu nya yang sangat tidak sedikit untuk menggali ilmu sampai mencapai gelar tersebut, sehingga dengan sisa masa kerja yang rata-rata para Guru Besar itu hanya tinggal beberapa tahun saja (Walaupun banyak juga yang masih di usia 40-an sudah berpredikat Guru Besar), penghargaan dengan menaikan Gaji 3X lipat patut dan layak dilaksanakan.
Saya salah satu nya orang yang setuju dengan Alokasi APBN untuk bidang Pendidikan sebesar 20%, akan tetapi saya juga orang yang tidak yakin kalau anggaran itu tidak terjadi penyimpangan dan memang tepat sasaran. Gaung dan teriakan kenaikan alokasi anggaran itu diawali dengan semakin mahalnya biaya pendidikan bahkan untuk sekolah-sekolah Favorit, kecenderungan bagi masyarakat kalangan menengah kebawah cukup kesulitan untuk menyekolahkan Putra-putri mereka.

Sekarang para Guru, para pendidik lebih mengedepankan kesejahteraan nya sendiri, tidak melihat alasan awal mengapa alokasi itu 20 %. Mereka memang berjasa, setiap manusia selalu menganggap dirinya lah yang paling berjasa yaah itulah yang selalu terjadi di negeri ini.
Laskar Pelangi, Novel dan film yang saat ini masih digandrungi, gambaran keadaan pendidikan zaman dahulu dan ternyata setelah dikupas dalam acara Kick Andy, keadaan seperti ini masih terjadi, bangunan-bangunan sekolah yang separah di Film Laskar Pelangi bahkan ada juga yang lebih parah. Masih sempat saya melihat di salah satu daerah terpencil salah satu Kabupaten di Jawa Barat pada Tahun 2003, masih terlihat anak-anak bersekolah tidak menggunakan alas kaki dan sungguh miris hati saya saat itu.

Demi Pendidikan..pendidikan...dan demi pendidikan..

siapapun yang meneriakan hal ini, memang terlihat sebagai pahlawan, berjiwa patriotik demi kemajuan bangsa. Tapi, kembali lagi ternyata prioritas utama bukan di fasilitas mengajar, bukan di murahnya biaya kuliah/pendidikan tetapi mengedepankan Kenaikan gaji/Kesejahteraan para pendidik yang notabene rata-rata para Guru itu seorang PNS, tidak jauh berbeda dengan PNS lain dalam lingkup pemerintahan, kesejahteraan Guru-guru PNS lebih besar dibandingkan dengan PNS lain, waktu kerja dan waktu libur lebih luang dibandingkan dengan PNS yang lain,tapi tetap predikat Pahlawan Tanpa Tanda Jasa tetap disandang.
Kembali berbicara tentang para Guru Besar, dengan kenaikan Gaji 3 kali lipat, lantas apa yang menjadi tanggung jawab mereka? apa nilai tambah yang akan diberikan oleh mereka? Kalau tetap bisa mengajar di semua PTN/PTS dengan jadwal yang terkadang bahkan sering tidak tepat waktu bahkan selalu dipindah jadwal karena kesibukan?
Semasa saya kuliah DIV atau bahkan semasa SD - SMA dulu, jika Guru/Dosen tidak hadir pasti timbul perasaan senang karena bebas dan punya waktu luang untuk bermain-main. berbeda dengan saat saya melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi , perasaan ini tidak ada yang ada hanya kekecewaan karena mungkin Biaya sendiri. dan saat itu saya lebih senang jika yang mengajar itu Dosen yang baru mendapat gelar Doktor S-3 atau bahkan saat kuliah DIV dosen yang saya sukai Dosen bergelar M.SI,M.Sc,MM setingkat S-2. Karena mereka masih memiliki semangat yang hebat luar biasa, usia relatif masih muda dan yang paling tepat adalah mereka selalu hadir dan jarang sekali mengganti jam pelajaran. Akan tetapi, saya pun tetap menaruh hormat kepada beberapa Guru Besar yang ternyata memilki Integritas dan menginspirasi saya sampai sekarang diantara nya DR.Uyat , Prof.Tjahyo dan Prof J.Winardi..dengan usia yang sudah tidak muda lagi, tapi masih memiliki semangat layaknya seorang dosen muda. Prof Asep Kartiwa yang saat itu sebagai pembimbing saya, dengan usia yang masih bisa dibilang muda terpancar motivasi dalam dirinya dan berpengaruh besar pada diri saya secara pribadi.

Selasa, 07 Oktober 2008

Penguasa & Politik

Politik ? kejam, jahat, tidak mengenal saudara..jika konflik politik terjadi, saudara atau teman sudah tidak lagi menjadi bahan pertimbangan karena yang pasti bagaimana mendapatakan, mempertahankan kekuasaan dan memperluas kekuasaan, itulah politik (dalam arti sempit).
Penguasa….
Subyek yang memiliki kekuasaan untuk mengatur, mempengaruhi dll. Setiap penguasa pasti berpolitik, sifat dasar manusia untuk ingin lebih dari orang lain, ingin dihargai berbagai cara ditempuh untuk mendapatkan kekuasaan mempertahankan dan memperluas pengaruh.

Namun orang yang berpolitik belum tentu berkuasa, berbagai strategi politik mungkin sudah ditempuh namun masih belum mendapatkan hasil karena persaingan ataupun berbagai intrik politik pesaing nya dan situasi politik yang ada sehingga tidak mampu berkuasa, tapi setidaknya memiliki kuasa untuk mengatur dirinya sendiri. :D